Peran Opini dalam Jurnalistik
Opini
merupakan ide, pendapat atau juga pikiran terhadap suatu ideologi, tema,
peristiwa ataupun gagasan lain yang sifatnya subyektif. Dikatakan subyektif
karena opini sifatnya hanyalah pendapat pribadi yang tentu saja berbeda-beda
setiap orangnya. Opini dalam bidang pers memiliki fungsi yang sama dengan
fungsi pers.
Dalam
penerbitan pers opini dapat disajikan dalam beberapa bentuk. Tajuk rencana,
artikel, kolom, pojok, dan karikatur adalah contoh bentuk dari opini di dalam
penerbitan pers. Semua bentuk itu memiliki perbedaan dalam struktur
penulisannya juga tujuan dari penulisan opini itu sendiri. Yang membedakan juga
adalah penulis opini dalam penerbitan pers bisa berasala dari dalam redaksi dan
dari luar redaksi perusahaan. Tajuk rencana, pojok, dan karikatur adalah opini
yang ditulis dari dalam redaksi. Sedangkan kolom berasal dari luar redaksi
perusahaan.
Tajuk
rencana atau biasa disebut editorial adalah opini yang biasanya ditulis oleh
pemimpin redaksi dari suatu perusahaan penerbitan pers. Fungsinya adalah
sebagai ‘tempat’ bagi para penerbitan pers menyikapi peristiwa yang sedang
terjadi akhir-akhir ini. Di dalamnya terdapat latar belakang masalah dan juga
sikap dari peminpin redaksi terhadap masalah tersebut.
Berbeda
dengan tajuk yang terdiri dari beberapa paragraf, Pojok adalah kutipan
pernyataan singkat narasumber atau peristiwa tertentu yang dianggap menarik
atau kontoversial untuk kemudian dikomentari oleh pihak redaksi dengan
kata-kata atau kalimat yang mengusik, menggelitik, menyindir, menggelitik, dan
adakalanya reflektif. Tujuannya untuk mencubit atau mengingatkan sesuai dengan
fungsi kontrol sosial yang dimiliki pers. Kritis tetapi tetap eksis.
Artikel
selain berisi fakta tentang suatu hal, di dalamnya juga tersaji opini dari para
ahli yang bersangkutan. Fungsinya sama, memberi dan menambah wawasan pembaca.
Kolom adalah opini dari pembaca yang dikirim kepada redaksi perusahaan pers.
Biasanya para pembaca menulis sesuatu yang sesuai dengan bidang yang
digelutinya.
Sedangkan
karikatur adalah opini yang disajikan dalam bentuk gambar. Fungsinya bisa
sebagai sindiran bagi pemerintah sekaligus hiburan bagi para pembaca.
Untuk fungsi pers sebagai kontrol sosial, opini
merupakan hal yang paling penting di dalamnya. Pada akhirnya, penerbitan
perslah yang akan membentuk opini publik terhadap suatu peristiwa. Dari opini
yang terdapat di media masyarakat bisa menentukan opininya. Maka dari itu,
opini sangat berperan dalam pembelajaran penerbitan pers.

Penulisan opini harus tetap hidup. Pers perlu mengambil sikap, bukan hanya media informasi saja!
BalasHapusPenulisan opini harus tetap hidup. Pers perlu mengambil sikap, bukan hanya media informasi saja!
BalasHapusPenulisan opini harus tetap hidup. Pers perlu mengambil sikap, bukan hanya media informasi saja!
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus